POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

Rf

Pengaduan Cheat 

Dosa Lisan

Diposting oleh zebie On 22.30
”Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi menghina. Yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah.” (QS Al-Qalam [68]: 10-11)

Ayat di atas menjelaskan dua jenis dosa yang disebabkan oleh lisan, yaitu sumpah palsu dan fitnah. Imam Ibnu Katsir yang menafsiri kata fitnah pada ayat di atas dengan adu domba. Sumpah palsu dan adu domba membawa akibat negatif amat besar, sehingga perlu secara khusus disebutkan dalam Alquran.

Sumpah palsu menyebabkan kebenaran tertutupi. Dalam hal yang berhubungan dengan pengadilan, sumpah palsu mengakibatkan terinjaknya keadilan bagi seseorang, demikian pula kemerdekaannya. Sedangkan akibat adu domba adalah terputusnya silaturahim antara dua orang dan muncul rasa sakit hati di antara keduanya. Lebih buruk lagi jika sakit hati itu turun temurun dan berlanjut sampai anak cucu mereka.

Rasulullah SAW mengkategorikan sumpah palsu sebagai dosa besar, disejajarkan dengan dosa-dosa besar lain yang secara lahiriyah sangat tampak madharatnya. Dalam hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik, suatu ketika Rasulullah SAW ditanya tentang dosa besar. Beliau menjawab, ”Yang termasuk dosa besar adalah menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, menghilangkan nyawa orang lain bukan dalam hal yang dibenarkan agama, dan sumpah palsu.” (HR Bukhari)

Amat tepat pepatah lama yang menyebutkan lidah atau lisan bagaikan pedang. Jika lisan telah mengibaskan ketajaman mata pedangnya di hati, rasa sakit dan lukanya akan berbekas untuk waktu yang lama.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW mewanti-wanti umatnya untuk tidak sembrono dalam mengumbar lisan. Dalam salah satu hadisnya, beliau memberikan solusi tepat bagi umatnya yang mengaku beriman, agar terhindar dari dosa lisan. Rasulullah SAW bersabda, ”Orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, hendaknya berkata yang
baik. Atau, (jika tidak bisa) lebih baik diam.” (HR Bukhari).

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda, ”Orang yang disebut Muslim adalah orang yang bisa menjaga tangannya dan lisannya (dari menyakiti Muslim lain).” (HR Bukhari). Wallahu a’lam bish-shawab.



Pahlawan kebangkitan

Diposting oleh zebie On 16.53

”Ibarat kehidupan
manusia, ada masa
kelahiran, tumbuh,
dewasa, tua dan
akhirnya mati.
Demikian pula
dengan organisasi
termasuk negara,
bahkan peradaban.
Dalam sejarah
peradaban Islam,
ada masa
kebangkitan,
kejayaan dan
keruntuhan”
Kekuatan utama yang
menggerakkan masyarakat
pada masa kebangkitan
yaitu
kecemasan. yaitukecemasan. Inilah
mata air yang memberikan
energi untuk bergerak dan
bergerak, melangkah
tertatih-tatih sembari
jatuh dan bangun, meraba
dalam ketidakpastian.
Namun terus bergerak.

Kecemasan muncul karena
kesadaran akan adanya
jarak yang terbentang jauh
antara idealisme dan
realitas, antara harapan
dan kenyataan.

Tetapi ... Tidak semua
orang menyadari
kesenjangan tersebut.
Baginya semuanya baik-
baik saja, tidak ada
masalah dan akhirnya
bersikap diam dan
menikmati kondisi yang
ada.

Orang seperti ini
biasanya orang-orang
awam, tidak akan
bergerak sampai arus
besar datang
menghanyutkan mereka.

Mereka yang menyadari
adanya permasalahan
akan bergerak,
melakukan perbaikan.
Begitulah ....


Kita
menyaksikan para Nabi,
RAsul dan para
sahabatnya yang setia.
Mereka merasakan
kesenjangan itu,
masalah itu, mereka
cemas, bergerak
melakukan perubahan,
berhasil ....

Dan
akhirnya tercatat dalam
sejarah peradaban
dengan tinta emas
sebagai mujahid.

Jika kecemasan
merupakan kekuatan
utama yang
menggerakkan masa
kebangkitan, maka

obsesi kesempurnaan
adalah kekuatan
utama yang
menggerakkan masa
kejayaan.
Kepahlawanan zaman
kejayaan didominasi
oleh semangat


Anis Matta

download

Diposting oleh zebie On 17.20

Motivasi

Diposting oleh zebie On 17.24 0 komentar
Anda mungkin punya bakat menulis yang luar biasa. Anda juga punya cita-cita
untuk menjadi seorang penulis ternama seperti John Grisham, Stephen King, Helvy Tiana
Rosa atau Seno Gumira Ajidarma. Itu adalah keinginan yang sangat baik. Tapi tanpa
adanya motivasi, Anda hanya seperti sebuah mobil tanpa bensin. Sebagus apapun mesin
dan bodinya, ia tak akan bisa melaju di tengah jalan raya yang ramai.
Memang, motivasi merupakan bensin di dalam aktivitas apapun. Motivasi adalah
provokator sejati, yang menyebabkan seseorang mau melakukan apa saja untuk meraih
impiannya, dan tak mau ambil pusing dengan kendala sebesar apapun. Motivasi yang
sangat kuat cenderung mempermudah jalan seseorang menuju pintu sukses.
Di dunia ini, kita bisa menemukan begitu banyak penulis yang sangat berbakat,
mungkin jauh lebih berbakat dari Kahlil Gibran. Tapi masalah utama mereka adalah pada
motivasi. Hasilnya, mereka gugur di perjalanan hanya gara-gara redaktur sebuah media
menolak satu naskah mereka. Atau, seperti teman saya berisial S, yang selalu
menggunakan alasan kesibukan mengurus kuliah. Tragisnya, dia suka bernostalgia
seperti ini, “Saya sudah malas menulis, padahal dulu saya sering menulis naskah drama
untuk TVRI di daerah saya, lho.”
Memang, merupakan hak asasi si S untuk memilih tidak terjun ke dunia
penulisan. Tapi ia menyia-nyiakan sebuah kesempatan yang sangat sangat sangat
berharga. Kalau ia mau, yang dibutuhkannya hanya sebuah motivasi yang terus ia gosok
hingga mengkilat dan selalu panas membara.
Memang lagi, begitu banyak kendala yang menghadang begitu seseorang
memutuskan untuk mewujudkan sebuah ambisi. Tapi jika motivasi sudah melekat kuat di
dada, kendala sebesar apapun tak akan ada artinya. Dan saya percaya, kendala
terbesar justru datang dari diri kita sendiri. Karena itu, kita sendirilah yang paling
tepat untuk mengatasinya.
Ada begitu banyak kendala yang mungkin menghalang perjalanan seorang penulis
menuju pintu sukses. Karena tulisan ini mengenai motivasi, saya hanya akan
menyebutkan kendala-kendala yang berhubungan dengan si provokator tersebut.

MENERBITKAN BUKU ITU GAMPANG!

Diposting oleh zebie On 15.39 5 komentar
SAYA ANJURKAN BACA ARTIKEL INI BILA ANDA INGIN MENERBITKAN BUKU!

1.Penerbit bukanlah monster Jahat
*Penerbit butuh naskah dari penulis
*kalau tak ada naskah dari penulis, penerbit akan bangkrut
*penulis membutuhkan penrbit, demikian pula sebaliknya
*dan yang terakhir penulis dan penerbit adalah MITRA KERJA

2.Menawarkan naskah ke penerbit
*Bersikaplah kamu seperti calon MITRA KERJA, bukan seperti pencari kerja yang minder di depan perusahaan yang di lamarnya.
*Berkomunikasilah dengan gaya preuh percaya diri, tapi ingat jangan berlebihan.

3.Pelajari karakter penerbit
*Setiap penerbit punya karakter, misi/visi, kecenderungan, yang berbeda.
*Ingat jangan mengirim naskah KUCING pada penerbit yang benci kucing
*Rajin-rajinlah membaca buku-buku yang diterbitkan oleh penerbit yang anda "incar'.

4.Peluang penulis pemula
*BAnyak penerbit yang justru sangat terbuka terhadap naskah-naskah dari pemula.
*Pertimbangkan utama BUKAN pada faktor NAMA PENULIS, tapi pada faktor NILAI JUAL.
*Kalau penulis pemula bisa membuat naskah yang nilai jualnya tinggi, penerbit pasti ngiler melihatnya!
*Banyak penulis yang baru pertama kali menerbitkan buku, langsung BEST SELLER!